Pondok Pesantren Asy-Syarifiy merupakan lembaga pendidikan Islam yang lahir dari perpaduan antara warisan keilmuan pesantren klasik dan semangat pembaruan pendidikan. Pesantren ini didirikan pada tahun 1988 oleh KH. Fawahim ‘Adzra’i Syarif, seorang ulama yang tumbuh dari lingkungan keluarga pesantren dan memiliki sanad keilmuan yang jelas. Kehadiran Pondok Pesantren Asy-Syarifiy menjadi bagian dari mata rantai panjang perjuangan dakwah Islam yang telah dirintis oleh para pendahulunya.
KH. Fawahim ‘Adzra’i Syarif bukanlah sosok yang terpisah dari tradisi pesantren. Beliau adalah putra dari Kiai Adzra’i Syarif, pengasuh generasi kedua Pondok Pesantren Kyai Syarifuddin Wonorejo, Lumajang. Lebih dari itu, beliau juga merupakan cucu dari Kiai Syarifuddin, tokoh ulama besar sekaligus pendiri Pondok Pesantren Kyai Syarifuddin Wonorejo-Lumajang. Dengan latar belakang tersebut, Pondok Pesantren Asy-Syarifiy memiliki hubungan kekeluargaan dan historis yang erat dengan pesantren Kyai Syarifuddin, yang telah lebih dahulu menjadi pusat pendidikan dan dakwah Islam di wilayah Lumajang dan sekitarnya.
Pada masa awal pendiriannya, Pondok Pesantren Asy-Syarifiy belum dikenal dengan nama tersebut. Pesantren ini mula-mula bernama Pondok Pesantren Zadul Ma’ad. Dalam fase awal ini, sistem pendidikan yang diterapkan masih bersifat salaf atau tradisional. Aktivitas utama pesantren difokuskan pada pengkajian Kitab Kuning dan pendalaman ilmu-ilmu agama Islam. Para santri dididik untuk memahami fiqih, aqidah, tafsir, hadits, serta ilmu-ilmu alat sebagai fondasi utama dalam memahami ajaran Islam secara mendalam.
Model pendidikan salaf yang diterapkan pada masa itu menekankan kedisiplinan, kesederhanaan, dan pembentukan akhlak. Hubungan antara kiai dan santri terjalin sangat kuat, tidak hanya sebagai pendidik dan peserta didik, tetapi juga sebagai teladan dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai inilah yang menjadi pondasi utama Pondok Pesantren Asy-Syarifiy dalam menjalankan perannya sebagai lembaga pendidikan Islam.
Namun, seiring berjalannya waktu dan perubahan kebutuhan masyarakat, Pondok Pesantren Zadul Ma’ad melakukan langkah besar dalam perjalanan pendidikannya. Pada tahun 2009, pesantren ini bertransformasi dari sistem salaf menuju sistem pendidikan modern. Perubahan tersebut menjadi titik penting dalam sejarah pesantren, karena tidak hanya menyangkut metode pembelajaran, tetapi juga visi dan orientasi pendidikan jangka panjang.
Bersamaan dengan perubahan sistem pendidikan, nama Pondok Pesantren Zadul Ma’ad pun diganti menjadi Pondok Pesantren Asy-Syarifiy. Nama ini diambil sebagai bentuk penghormatan kepada Kiai Syarifuddin, kakek pendiri pesantren sekaligus pendiri Pondok Pesantren Kyai Syarifuddin Wonorejo-Lumajang. Pemilihan nama Asy-Syarifiy mencerminkan keinginan untuk terus menjaga dan melanjutkan nilai-nilai perjuangan, keilmuan, serta keteladanan yang telah diwariskan oleh para ulama terdahulu.
Sebagai pesantren yang telah bertransformasi menjadi modern, Pondok Pesantren Asy-Syarifiy berupaya mengintegrasikan pendidikan agama dengan pendidikan umum secara seimbang. Santri tidak hanya dibekali pemahaman keislaman yang kuat, tetapi juga dipersiapkan agar mampu menghadapi tantangan zaman. Pola ini sejalan dengan perkembangan dunia pesantren secara nasional, sebagaimana yang juga dilakukan oleh ponpes almadani dan berbagai pesantren modern lainnya yang menekankan keseimbangan antara tradisi dan kemajuan.
Meski mengalami perubahan dan pembaruan, Pondok Pesantren Asy-Syarifiy tetap berpegang teguh pada jati dirinya sebagai pesantren yang berakar pada nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jama’ah. Transformasi yang dilakukan bukan untuk meninggalkan tradisi, melainkan untuk menguatkannya agar tetap relevan di tengah dinamika masyarakat modern.
Dengan perjalanan sejarah yang panjang, silsilah keilmuan yang jelas, serta komitmen kuat terhadap pendidikan Islam, Pondok Pesantren Asy-Syarifiy terus melangkah sebagai lembaga yang berperan dalam mencetak generasi muslim yang berilmu, berakhlak, dan siap berkontribusi bagi agama, bangsa, dan masyarakat.